Alasan mengapa orang Indonesia masih takut untuk memulai bisnis

Indonesia harus menghasilkan 1,7 juta pengusaha baru untuk menjadi negara industri. Pemerintah telah menerapkan berbagai program untuk mencapai angka ini. Salah satunya adalah kepemilikan program kewirausahaan nasional, yang meliputi seminar, pelatihan, dan pinjaman tanpa bunga.

Namun dari segi jumlah penduduk, tampaknya masih banyak orang di Indonesia yang takut memulai bisnis. merangkum alasan mengapa orang Indonesia masih takut untuk memulai bisnis:

  • Takut akan ketidakpastian

Dunia bisnis dikenal oleh banyak hal yang tidak pasti. Siapa pun yang ingin memulai bisnis sebelum membayangkan keindahan kesuksesan harus membayangkan bangkrut, meminimalkan keuntungan, atau memikirkan kesulitan dalam memasarkan produk.

  • Bingung harus mulai dari mana

Mereka merasa bahwa mereka memiliki pengetahuan bisnis yang minim dan bahkan tidak ada yang memiliki tanggung jawab. Meskipun informasi tentang perusahaan sekarang banyak didistribusikan, termasuk

Banyak orang masih tidak percaya bahwa mereka memiliki kapasitas lebih. Bagaimanapun, mereka merasa tidak mampu dan tidak percaya diri untuk memulai bisnis mereka sendiri, dan mereka takut gagal.

Kegagalan awalnya benar-benar memalukan. Namun, kegagalan dapat mendorong Anda untuk belajar lebih banyak untuk menjadi lebih baik.

  • Saya tidak ingin meninggalkan zona nyaman

Banyak orang Indonesia merasa kenyang dan memiliki apa yang mereka miliki sekarang. Akhirnya, sampai mereka ditawari kesempatan untuk menjadi wirausahawan, mereka merasa bahwa hidup mereka sebagai wirausahawan menjadi tidak stabil, bahwa waktu yang akan mereka miliki sangat habis dan uang yang mereka terima tidak jelas.

  • Tidak punya modal dan waktu yang cukup

Ini adalah salah satu alasan yang paling sering diungkapkan oleh mereka yang ingin memulai bisnis.

Ada banyak cara di mana Anda dapat memanfaatkan modal Anda dengan baik dengan menemukan aset yang sesuai dengan modal Anda, atau dengan bekerja sama dengan pasangan Anda.

Bahkan pengusaha sukses memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. Perbedaannya adalah dalam penggunaan waktu.

Secara umum, banyak orang Indonesia menghabiskan waktu dengan sesuatu yang tidak produktif. Setiap beberapa menit, Anda dapat memeriksa akun media sosial Anda. Bahkan, ada waktu luang yang dapat digunakan untuk mempromosikan bisnis tambahan yang nantinya dapat berkembang menjadi perusahaan besar yang disertai dengan ketekunan dan kepercayaan.

terima kasih telah membaca artikel ini semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *